
Ambarawa — Di balik lancarnya pelayanan Pengadilan Agama Ambarawa, ada figur-figur sederhana yang bekerja penuh ketulusan. Salah satunya adalah Siti Surami, S.H.I, pegawai honorer yang telah 23 tahun mengabdi tanpa kenal lelah di lembaga peradilan tersebut.
Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan, Ketua Pengadilan Agama Ambarawa, Muh Irfan Husaeni, bersama sang istri, menyempatkan diri bersilaturahmi ke kediaman sederhana Siti di Dusun Mrunten Kulon, Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang perbatasan Kendal.
Setiap hari, Siti menempuh perjalanan kurang lebih satu jam menuju kantor. Sejak pukul 06.00 pagi, ia sudah berangkat dari rumah mengendarai sepeda motor ke RSUD Ungaran, lalu melanjutkan dengan angkutan umum ke kantor PA Ambarawa. Semua itu dijalani dengan keteguhan hati dan keikhlasan.
“Bagi saya, tugas adalah ibadah. Meski harus jauh dan melelahkan, saya syukuri. Yang penting keluarga sehat, anak-anak sekolah, dan saya bisa tetap mengabdi,” ucap Siti lirih penuh haru.
Ketua PA Ambarawa mengaku terharu sekaligus bangga atas keteguhan hati Siti dan keluarganya. “Kami ingin tahu langsung kondisi beliau, bukan hanya di kantor tapi juga kehidupan di rumah. Alhamdulillah, Bu Siti sehat, anak-anaknya sedang menuntut ilmu di pesantren, suami juga baru pulang menjalankan ibadah haji. Semoga keluarga ini selalu diberi keberkahan,” ujar Ketua kepada Tim Humas.
Siti tak kuasa menahan rasa syukur atas perhatian pimpinan dan keluarga besar PA Ambarawa. “Inilah gubug kami, sederhana, tapi penuh rasa syukur. Terima kasih Pak Ketua dan Ibu sudah sudi datang ke gubug kami. Ini suatu kehormatan besar bagi keluarga kecil kami,” ucap Siti dengan merendah sesungguhnya rumahnya bagus dan sangat layak.
Di tengah segala keterbatasan, sosok seperti Siti Surami adalah teladan nyata bahwa pengabdian tak selalu dilihat dari status atau jabatan, melainkan dari ketulusan hati, keikhlasan, dan keteguhan dalam menjalankan tugas.