
Suasana berbeda tampak di Pengadilan Agama Ambarawa, Jumat, 18 Juli 2025. Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, bersama jajaran pimpinan dan Sekretaris Dewan, turun langsung mendengarkan aspirasi aparatur pengadilan.
Tanpa protokoler, Dewan berdialog langsung dengan para hakim, panitera, dan jurusita. Data dibuka secara transparan, termasuk 1.049 perkara cerai dan 86 dispensasi kawin yang mayoritas akibat kehamilan di luar nikah.
Namun yang paling mencolok adalah sikap aparatur yang tidak mengajukan proposal bantuan apapun. Ketua PA Ambarawa menegaskan, integritas tidak untuk dinegosiasikan. Hal ini selaras dengan capaian PA Ambarawa sebagai salah satu dari enam pengadilan penerima penghargaan Insan Anti Gratifikasi dari Mahkamah Agung.
Ketua DPRD menyatakan siap mendukung sesuai kewenangannya, tanpa melanggar aturan.
