
Inilah terobosan luar biasa dari Pengadilan Agama Ambarawa! Dalam rangka memperingati HUT ke 80 Republik Indonesia dan Mahkamah Agung RI, kami bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, seniman Ambarawa, Karang Taruna dan Kelurahan Ngampin, serta dikawal oleh anggota Polri, kami tampil beda, bikin geger, bikin pangling!
Perayaan tahun ini ada gebrakan yang mencuri perhatian! Sebuah kampanye anti korupsi dan gratifikasi diwujudkan dengan cara unik: mural megah di dinding luar Pengadilan Agama Ambarawa.
Coba bayangkan! Tembok yang dulunya hanya penuh coretan tak bermakna, kini berubah drastis menjadi kanvas penuh pesan moral. Warna-warna cerah, gambar tegas, bertuliskan “Tolak Korupsi dan Gratifikasi! Berani Jujur Hebat!”—semua bisa terbaca jelas oleh masyarakat yang melintas menuju kantor pengadilan.
Langkah ini sejalan dengan sikap tegas Mahkamah Agung RI, yang lewat Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2025 tertanggal 8 Agustus 2025, melarang keras adanya pungutan, sponsor, bantuan, maupun gratifikasi dalam peringatan HUT RI dan HUT MA. Bahkan, Mahkamah Agung juga mewajibkan seluruh pimpinan pengadilan, panitera, wakil, dan sekretaris serta seluruh Aparatur pengadilan untuk mengikuti e-learning pemahaman gratifikasi yang digelar oleh KPK
Dan, Pengadilan Agama Ambarawa merespon cepat! Mereka bukan hanya patuh, tapi kreatif. Dengan menggandeng seniman dan masyarakat,
Pesan anti korupsi kini hadir nyata, permanen, dan bisa dinikmati publik setiap hari.
Hari ini Minggu Tanggal 24 Agustus 2025, mural rampung dikerjakan. Masyarakat Pangling. Kagum. Karena tembok yang tadinya usang, kini menjelma ikon baru perjuangan melawan korupsi.
Inilah wujud nyata tema HUT RI ke-80: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju, dan HUT MA ke-80: Pengadilan Bermartabat, Negara Berdaulat.
Sebuah kampanye elegan, bermakna, dan pasti bikin siapa pun yang lewat… berfikir dua kali sebelum coba-coba dengan korupsi dan gratifikasi. Kami Humas Pengadilan Agama Ambarawa menyuarakan Anti Korupsi Gratifikasi Suap dan Pungli dari Ambarawa ke penjuru Nusantara.


