
Ramadan kali ini membawa suasana berbeda di Pengadilan Agama Ambarawa. Jika biasanya kultum setelah salat Zuhur diisi oleh pimpinan satuan kerja, kali ini justru pegawai honorer yang mendapatkan kesempatan menyampaikan tausiyah.
Ketua Pengadilan Agama Ambarawa, Muhammad Irfan Husaeni, menegaskan bahwa keputusan ini bertujuan untuk memberikan penghormatan dan memuliakan pegawai honorer. “Dalam hal tausiyah, jangan lihat siapa yang menyampaikan, tapi dengarkan isi ceramah yang disampaikan,” ujar Irfan dalam sambutannya.
Muhammad Ichwan, salah satu pegawai honorer yang diberikan kesempatan pertama, menyampaikan esensi dan tujuan puasa dalam kultumnya. “Puasa hanya diwajibkan bagi orang beriman, dan tujuannya adalah menjadi insan yang bertakwa. Selain itu, puasa melatih kejujuran dan menjaga integritas,” ungkapnya.
Langkah Pengadilan Agama Ambarawa ini menjadi inspirasi bahwa ilmu dan kebijaksanaan bisa datang dari siapa saja, tanpa memandang jabatan.