
Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Wates, Jumat 28 November 2025, menjadi saksi sebuah peristiwa yang tidak hanya formal—tetapi juga penuh makna dan sejarah tersendiri. Ketua Pengadilan Negeri Wates, I Gede Putu Saptawan, S.H., M.Hum, resmi melantik dan mengambil sumpah Dr. Supandriyo, S.H., M.H. sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wates. Namun, ada yang membuat pelantikan kali ini terasa istimewa dan berbeda dari biasanya.
Dua tokoh dari satker lain justru didaulat menjadi saksi:
Ketua Pengadilan Agama Ambarawa, Muh. Irfan Husaeni, S.Ag., M.S.I. dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Wonosari, Dr. Wahyu Sudrajat, S.H., M.H.
Keduanya hadir lengkap bersama istri—sebuah kehormatan yang menambah kehangatan acara sekaligus memperlihatkan kuatnya hubungan lintas lembaga peradilan.
Dalam amanatnya, Ketua PN Wates mengungkapkan rasa syukur mendalam. Enam bulan lamanya kursi Wakil Ketua kosong. Kini, formasi kembali lengkap, dan harapan baru pun muncul. Dr. Supandriyo menyatakan siap bekerja sama penuh, mendukung kebijakan pimpinan dan menjaga prestasi besar PN Wates: mempertahankan WBK, WBBM, Pembangunan SMAP yang telah memasuki fase paripurna, serta mempertahankan predikat Pengadilan Unggul.
Lalu, mengapa dua saksi ini dipilih dari satker lain?
Ternyata ada cerita di baliknya—cerita tentang persahabatan lama yang tumbuh sejak bangku kampus hingga perjalanan bersama di Badan Pengawasan Mahkamah Agung. Bukan sekadar rekan, melainkan sosok yang memberi kesan, membangun kepercayaan, dan meneguhkan nilai kebersamaan lintas institusi.
Pelantikan kali ini bukan sekadar seremonial.
Ia adalah perjumpaan tiga institusi, tiga sahabat, dan satu komitmen besar untuk menjaga marwah peradilan. (Humas/Tim IT, Foto: Ichwan).


